Indahnya Pernikahan Islami

“Alhamdulillah, halal sudah segala ikatan. Sunnah bersejarah telah di akad-kan…”

Secuil baris puisi pernikahan karya istri saya di atas memang mantap, sebagai suami saya ingin mengatakannya luar biasa. Tapi tentu saya tidak ingin membahas puisi ini lagi. Malam ini saya hanya ingin berbagi kisah, kisah bahwa menikah itu memang luar biasa indah. Ya, saya katakan luar biasa indah karena saya hampir tidak percaya dengan apa yang diceritakan sahabat saya.  Salah satu sahabat saya (yang sudah menikah) sering mengatakan, bercerita, atau mungkin maksudnya memanas-manasi, dia bertutur bahwa menikah itu indah dan nikmat, tapi saya menemukan yang lebih indah dari yang ia ceritakan 🙂

Indahnya pernikahan islami

Sampai saat saya menulis artikel ini sebenarnya saya masih tidak percaya jika saya sudah menikahi Gadis secantik istri saya. Tapi setiap saya hendak tidur atau bangun tidur, saya baru menyadarinya bahwa sudah ada bidadari cantik (bahkan lebih cantik dari bidadari yang menemani saya, yang menjadi pasangan hidup saya.

Lalu kenapa sampai saya menulis artikel tentang indahnya pernikahan atau lebih tepatnya indahnya pernikahan islami (karena lebih banyak dinilai dari sudut pandang islam jadi ya lebih tepat jika judulnya indahnya pernikahan islami 🙂 )? Bagaimana tidak, bukankah nikah menurut islam itu:

  1. adalah sunnah Rosululloh, seperti yang di riwayatkan oleh ibnu Majah dari Aisyah, bahkan Rosul mengancam bukan termasuk golongannya jika tidak mengerjakan sunnahnya.
  2. adalah proses menyempurnakan separuh iman (HR Attabrani), separuhnya lagi disempurnakan bersama-sama.
  3. adalah jalan terbaik meraih pahala sekaligus meraih kenikmatan dunia, penyalur syahwat yang halal, dan diberkahi oleh Alloh. Sehingga kita tidak lagi merasa bersalah dan berdosa, mencuri-curi waktu dan menyembunyikan hubungan yang tidak halal.
  4. adalah jalan tepat dan nikmat untuk banyak bersedekah, bukankah menyenangkan hati istri adalah sedekah, bukankah menyentuhnya atau menciumnya saja adalah sedekah, bukankah berhubungan seks juga sedekah (HR Bukhori), nikmat bukan bersedekah dengan cara yang asik?
  5. adalah cara terbaik untuk memperoleh tentramnya hati. Cara terbaik untuk mengusir galaunya jiwa.
  6. dan keindahan dan kenikmatan lainnya yang mungkin kami sambung di artikel berikutnya 🙂

Untuk mengakhiri tulisan saya malam ini, saya hanya ingin menegaskan bahwa nikah yang dilandaskan pada hukum-hukum keislaman itu begitu indah. Suatu saat kami akan menyambung pembahasan tentang ini, terutama tentang kenikmatan menikah, insya Alloh 🙂

Leave a Reply